Skip to main content

Popular posts from this blog

PSIKOLOGI PENDIDIKAN: LAPORAN OBSERVASI 'MANAJEMEN KELAS'

PSIKOLOGI PENDIDIKAN LAPORAN OBSERVASI ‘MANAJEMEN KELAS’
DISUSUN OLEH: KELOMPOK 5 Reyhan Ahmad Lubis              161301079 Abdul Hafiz                             161301081 Ianita Perangin-Angin             161301094 Rizka Dwi Saputri                   161301098 Miranda S.                               161301099 Nada Pertiwi                            161301149 Nashiha Syifa Alsakina           161301154

Pendidikan Anak Prasekolah

Pendidikan Anak Prasekolah PENGERTIAN PENDIDIKAN PRASEKOLAH Pendidikan prasekolah merupakan dasar bagi perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, daya cipta dan penyesuaiannya dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, perlu diusahakan agar pendidikan ini dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat. Bantuan dari semua pihak sangat diperlukan, terutama dari media massa, seperti radio, televisi, surat kabar, majalah, dan buku-buku bagi anak balita. Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik di luar dilingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar, yang diselenggarakan di jalur pendidikan sekolah atau di jalur pendidikan luar sekolah. Pendidikan prasekolah antara lain meliputi pendidikan Taman Kanak-kanak, terdapat di jalur sekolah, dan Kelompok Bermain, serta Penitipan Anak di jalur luar sekolah. Taman Kanak-kanak diperuntukan anak usia 5 dan 6 tahun untuk satu atau dua tahun pendidikan, sementara kel…

Psikologi Pendidikan dan Ruang Lingkup

Definisi Psikologi pendidikan Psikologi terdiri atas dua kata, yaitu psyche dan logos, psche adalah bahasa Yunani yang artinya jiwa, sedangkan logos  artinnya ilmu. Jadi psikologi dapat diartikan dengan ”ilmu Jiwa”. Makna ilmu jiwa bukan mempelajari jiwa dalam pengertian jiwa sebagai soul atau roh, tetapi lebih kepada mempelajari gejala – gejala yang tampak dari manusia yang ditafsirkan sebagai latar belakang kejiwaan seseorang atau spirit dari manusia sebagai makhluk yang berjiwa. Manusia terdiri atas jasmani dan rohani. Jasmani sama dengan badan atau anggota tubuh, sedangkan rohani sering diartikan dengan jiwa. Fungsi badan atau tubuh bergantung pada jiwa karena jiwalah yang membuat tubuh dapat berfungsi. Orang yang jiwanya diambil Tuhan, berarti tubuhnya mati. Jiwa berbeda dengan jasmani atau tubuh karena jiwa bukan sesuatu yang bersifat materi sehingga jiwa tidak dapat dipelajari secara langsung, melainkan melalui tubuh. Segala sesuatu yang diperlihatkan oleh tubuh melalui perilaku …